Apa Itu SynthID? Mengapa Gambar Gemini/Nano Banana Selalu Punya Watermark Tersembunyi

Google DeepMind diam-diam menyematkan SynthID ke setiap piksel gambar yang dibuat oleh Gemini dan Nano Banana — lapisan watermark tersembunyi yang sama sekali berbeda dari ikon logo yang terlihat pada gambar.

Dipublikasikan 2026-08-24

Jika Anda pernah menggunakan Gemini atau Nano Banana untuk membuat/mengedit gambar, mungkin Anda sudah tahu tentang ikon watermark kecil di sudut gambar. Namun sedikit yang tahu bahwa itu hanyalah "puncak gunung es" — di baliknya, hampir semua gambar yang dibuat oleh AI Google juga membawa lapisan penanda tak kasat mata lainnya yang disebut SynthID. Jadi, apa sebenarnya SynthID, dan apa bedanya dengan watermark yang bisa Anda lihat dengan mata telanjang?

Apa Itu SynthID?

SynthID adalah teknologi watermark digital yang dikembangkan oleh Google DeepMind, pertama kali diluncurkan pada tahun 2023. Tugasnya adalah menyematkan sinyal identifikasi ke dalam konten hasil AI — gambar, teks, audio, bahkan video — sehingga nantinya bisa diverifikasi: "apakah konten ini dibuat oleh AI?".

Untuk gambar, SynthID bekerja dengan melakukan perubahan sangat kecil pada level piksel selama proses pembuatan gambar. Perubahan ini sangat halus sehingga tidak dapat dideteksi mata manusia dan hampir tidak memengaruhi kualitas visual, tetapi membentuk semacam "tanda tangan" yang dapat dibaca kembali oleh algoritma Google untuk memverifikasi asal-usulnya.

Tujuan utama SynthID adalah melawan maraknya deepfake dan disinformasi (misinformation) seiring semakin populernya alat pembuat gambar AI. Ketika seseorang meragukan apakah sebuah gambar dibuat oleh AI, alat verifikasi Google dapat memindai dan mengonfirmasi keberadaan SynthID — bahkan setelah gambar di-crop, diubah ukurannya, dikompresi, atau warnanya sedikit disesuaikan.

Watermark Terlihat vs Watermark Tersembunyi: Apa Bedanya?

Ini adalah poin yang paling sering disalahpahami, jadi perlu dijelaskan secara terpisah:

Watermark yang terlihat adalah ikon logo kecil (biasanya berbentuk bintang berwarna-warni milik Gemini) yang ditempatkan di sudut gambar. Ini adalah lapisan piksel yang dapat dilihat, seperti menempelkan ikon di atas gambar. Karena merupakan bagian visual biasa dari gambar, alat AI inpainting (yang menggambar ulang latar berdasarkan konteks sekitarnya) sepenuhnya dapat mendeteksi dan menghapus ikon ini secara natural. Inilah jenis watermark yang dirancang untuk ditangani oleh alat penghapus watermark AI di LogoRemover AI.

Watermark tersembunyi seperti SynthID sama sekali berbeda. Ia bukan ikon atau gambar yang ditempelkan — melainkan bentuk enkode yang disisipkan ke dalam struktur data piksel itu sendiri saat model AI membuat gambar. Tidak ada "lokasi" spesifik untuk dihapus, karena sinyal ini tersebar di seluruh bagian gambar. Itulah sebabnya orang menyebutnya watermark tersembunyi Gemini — Anda tidak bisa melihatnya, tidak tahu di mana letaknya, dan perangkat lunak pengeditan gambar biasa (termasuk Photoshop atau alat inpainting AI) tidak dirancang untuk mengubahnya.

Apa yang Bisa Ditangani oleh Alat di LogoRemover AI?

Untuk menghindari kesalahpahaman, kami sampaikan dengan jelas: LogoRemover AI hanya bisa menghapus watermark yang terlihat — yaitu ikon, logo, tanda tangan, atau watermark berbentuk gambar yang bisa Anda lihat langsung pada foto. Alat ini menggunakan AI inpainting untuk "menggambar ulang" area yang tertutup, menghasilkan hasil yang natural dan cepat.

Kami tidak memiliki kemampuan untuk menghapus SynthID, dan pada kenyataannya, saat ini belum ada alat pengeditan gambar publik mana pun yang bisa melakukannya — SynthID sendiri memang dirancang untuk tahan terhadap pengeditan, kompresi gambar, atau konversi format biasa. Ini adalah hal yang sengaja dibangun Google agar teknologi ini benar-benar dapat diandalkan untuk memverifikasi asal-usul gambar AI.

Dengan kata lain: menghapus ikon watermark membuat gambar terlihat lebih "bersih" secara visual, tetapi bukan berarti menghilangkan jejak AI dari gambar tersebut. Jika tujuan Anda adalah menyembunyikan sepenuhnya asal-usul AI dari sebuah gambar, alat semacam ini tidak akan bisa memenuhinya — dan Anda juga perlu mempertimbangkan transparansi saat menggunakan gambar AI dalam konteks yang membutuhkan verifikasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah SynthID memengaruhi kualitas gambar? Pada dasarnya tidak signifikan. Perubahan piksel yang dilakukan SynthID dirancang sangat halus, tidak menimbulkan perbedaan yang bisa dikenali mata telanjang saat melihat gambar secara normal.

Bagaimana cara mengetahui apakah sebuah gambar memiliki SynthID? Cara resminya adalah menggunakan alat verifikasi dari Google (seperti SynthID Detector) untuk memindai gambar tersebut. Anda tidak bisa mengenalinya sendiri dengan mata atau dengan perangkat lunak pengeditan gambar biasa, karena sifat dasar watermark tersembunyi memang tidak bisa diamati secara langsung.

Coba alatnya

Kembali ke blog